About recipe
Matcha latte adalah minuman berbahan dasar bubuk teh hijau Jepang yang memiliki rasa earthy dan sedikit pahit, kemudian dipadukan dengan susu sehingga menghasilkan rasa yang lebih creamy dan lembut.
Resep ini memiliki dua cara sederhana. Untuk iced matcha latte, kamu bisa menggunakan stoples atau tumbler yang tertutup rapat tanpa membutuhkan whisk. Sementara untuk hot matcha latte, milk frother dapat digunakan untuk menghasilkan tekstur yang lebih lembut dan berbusa.
Kamu juga bisa menggunakan susu sapi, susu oat, susu almond, atau susu kedelai sesuai selera. Jika ingin rasa yang lebih manis, tambahkan gula atau ekstrak vanila secukupnya.
Ingredients
6Steps
6Saring Bubuk Matcha: Masukkan 2 sendok teh atau sekitar 5 gram bubuk matcha murni ke dalam stoples atau tumbler yang bisa ditutup rapat. Saring terlebih dahulu agar bubuk tidak menggumpal dan hasil matcha lebih halus.
Tambahkan Air Panas: Tuangkan 3 sendok makan air panas dengan suhu sekitar 80–85°C ke dalam wadah berisi matcha. Tambahkan gula atau ekstrak vanila jika ingin memberikan rasa manis.
Kocok Matcha: Tutup stoples atau tumbler dengan rapat, lalu kocok selama sekitar 30 detik hingga matcha tercampur rata dan mulai berbusa. Cara ini bisa digunakan sebagai alternatif jika tidak memiliki whisk bambu.
Siapkan Gelas: Masukkan es batu secukupnya ke dalam gelas, lalu tuangkan 150–200 ml susu di atasnya. Kamu bisa menyesuaikan jumlah susu sesuai tingkat kekentalan yang diinginkan.
Tuangkan Matcha: Tuangkan campuran matcha secara perlahan ke dalam gelas berisi susu dan es. Aduk hingga matcha dan susu tercampur rata.
Sajikan: Matcha latte dingin siap disajikan. Nikmati segera setelah dibuat agar rasa dan teksturnya tetap segar.